Presiden Jokowi Resmikan
Bendungan Tamblang, Solusi Pengairan dan Mitigasi Banjir di Bali
18
Maret 2025 –
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, meresmikan Bendungan Tamblang di
Kabupaten Buleleng, Bali, pada Kamis (2/2). Bendungan yang kini berganti nama
menjadi Bendungan Danu Kerti Buleleng ini merupakan salah satu Proyek Strategis
Nasional (PSN) dengan nilai investasi mencapai Rp820 miliar.
Dalam
peresmian tersebut, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimoeljono, Menteri Agraria dan Tata
Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Hadi Tjahjono, Gubernur Bali I Wayan
Koster, Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana, serta jajaran pejabat terkait.
Peresmian ditandai dengan prosesi simbolis penekanan tombol switch on yang
membuka pintu bendungan serta penandatanganan prasasti.
Bendungan
yang mulai dibangun pada akhir 2018 ini memiliki kapasitas penampungan 5,1 juta
meter kubik dengan luas genangan mencapai 29,86 hektare. Salah satu keunggulan
utama dari Bendungan Tamblang adalah penggunaan teknologi inti aspal sebagai
inti bendungan, yang membuatnya lebih kedap air, tahan gempa, serta lebih
efisien dibandingkan dengan bendungan berinti clay yang umum digunakan.
Dalam
sambutannya, Presiden Jokowi menyatakan bahwa kehadiran bendungan ini
diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam
penyediaan irigasi bagi 588 hektare sawah di daerah irigasi Bungkulan dan
Bulian. Selain itu, bendungan ini mampu menyuplai air baku sebesar 510 liter
per detik serta berpotensi menghasilkan listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga
Mikro Hidro (PLTMH) sebesar 0,54 Megawatt.
“Bendungan
Tamblang memiliki peran penting dalam mengurangi risiko banjir dengan mereduksi
debit air hingga 158,86 meter kubik per detik. Selain itu, bendungan ini juga
berpotensi menjadi destinasi wisata baru yang dapat meningkatkan perekonomian
masyarakat sekitar,” ujar Jokowi.
Direktur
Utama PT PP (Persero) Tbk, Novel Arsyad, mengungkapkan kebanggaannya atas
penyelesaian proyek ini tepat waktu. “Kami bersyukur dapat menyelesaikan proyek
ini dengan kualitas terbaik dan sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Bendungan
ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Bali, baik dari segi
pengairan, ketahanan pangan, maupun pengembangan sektor pariwisata,” ujarnya.
Dengan
kehadiran Bendungan Tamblang, diharapkan kesejahteraan masyarakat Buleleng dan
sekitarnya dapat meningkat, seiring dengan efisiensi irigasi dan ketersediaan
air baku yang lebih baik. Proyek ini juga menjadi salah satu bentuk komitmen
pemerintah dalam pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan berdampak
langsung bagi masyarakat.

Komentar
Posting Komentar